TAHUN 2018, SULTENG FOKUS TIGA SEKTOR

Palu, Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulawesi Tengah terungkap pembangunan Sulteng pada 2018 fokus pada tiga sektor yaitu peningkatan Indeks Pembangunan Nasional (IPM), infrastruktur dan peningkatan daya saing daerah. “IPM kita dengan rata-rata nasional masih kurang sekitar 2,79 poin. Jadi kita harus buru agar naik. Begitupula dengan sektor infrastruktur, masih kurang 0,42 poin dengan rata-rata nasional.

Rapat Terbatas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Sulawesi Tengah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa di Sulawesi Tengah pertumbuhan ekonomi saat ini adalah 9,98 persen, 2016. Jauh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,02 persen. Untuk itu, Presiden berharap momentum pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini tetap dijaga, dipertahankan, dan bisa ditingkatkan lagi.

“Momentum pertumbuhan ekonomi ini juga kita harapkan bisa berdampak pada pengentasan kemiskinan yang saat ini masih berada di angka 14,09% di Sulawesi Tengah. Dan kita harapkan juga bisa mempercepat pemerataan pembangunan,” kata Presiden Jokowi dalam pengantar pada rapat terbatas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Sulawesi Tengah, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/3) sore.

Presiden mengingatkan agar berkonsentrasi mengembangkan sektor-sektor unggulan yang menjadi core business di Sulawesi Tengah. Sesuai data yang dimilikinya, menurut Presiden,  sektor pertambangan, terutama nikel, tumbuh dengan pesatnya di provinsi Sulawesi Tengah.

Menteri Bappenas Dorong Pemerintah Daerah Usulkan Proyek KPBU

Makassar – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro mengajak pemerintah daerah meningkatkan iklim investasi yang kondusif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Menurut Bambang desentralisasi politik dan fiskal saat ini sudah berjalan cukup baik. Desentralisasi politik yang telah berjalan cukup baik ditandai dengan keberhasilan penyelenggaraan pilkada serentak dalam dua tahun terakhir. Selain itu, pemerintah pusat juga telah memberikan sebagian kewenangannya kepada daerah untuk dapat melaksanakan pembangunan. Seiring dengan itu, penyelenggaraan desentralisasi fiskal yang sudah berjalan on the track ditandai dengan peningkatan dana transfer ke daerah serta pengelolaan yang diberikan kepada daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, kata Bambang, pembangunan daerah menghadapi tantangan penyelenggaraan desentralisasi ekonomi yang belum berjalan optimal. Indikasi tersebut setidaknya  terlihat dari pelaksanaan pembangunan daerah yang masih business as usual serta masih minimnya inovasi daerah pembangunan. “Pemda harus mengembangkan inisiatif lokal atau local wisdom karena Pemda yang lebih tahu potensi dan keunggulan daerah masing-masing serta apa yang diinginkan oleh masyarakatnya,” demikian benang merah sambutan pengarahan Menteri Bappenas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembangunan dalam rangka Penyelarasan Kebijakan Pembangunan Nasional dan Daerah Tahun 2018 pada Rabu (01/3) di Clarion Hotel Makassar, Sulawesi Selatan.

PEJABAT DAERAH

bupatidarmin
wabubsamsuri

ZONA UNGGULAN